KATA PENGANTAR
Rasa syukur yang dalam , Saya ucapkan pada Allah Yang Maha Pengasih lagi Pemurah, karena makalah ini dapat disusun sesuai harapan dan tepat pada waktunya. Shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW karena melalui beliau , Kita semua tersinari cahaya keimanan yang penuh dengaan nikmat.
1. Kedua Orang tua yang selalu mendo’akan anaknya ini tanpa putus sehingga selalu diberi kemudahan oleh Allah
2. Dosen IBD Bapak Muhammad Burhan Amien yang selalu memberikan ilmunya dan memberikan bimbingan kepada Kami semua;
3. Rekan – rekan di kelas 1-KA36 yang bersedia memberikan saran dan bantuan.
4. Dan semua pihak yang bersedia memberikan bantuan dan motivasi dalam mengerjakan Makalah ini. Makalah ini membahas tentang “ Kontribusi Pemerintah dan Masyarakat dalam Melestarikan Kebudayaan “, Makalah ini berhubungan dengan mata kuliah Ilmu Budaya Dasar . Penyusun menyadari betul dalam menulis makalah ini masih banyak kekurangan, oleh karena itu Saran dan kritik yang membangun sangat Saya harapkan.
Penyusun berharap , semoga makalah ini bermanfaat bagi sumbangsih ilmu pengetahuan dan mampu memberikan penjelasan tentang Peran kebudayaan dalam membentuk kepribadian . Tentunya , semoga makalah ini bermanfaat dalam mempelajari ilmu budaya dasar dan mendapat nilai sesuai harapan.
Demikian makalah ini Saya buat, selamat membaca dan semoga bermanfaat.
Amien.
Jakarta, 04 April 2012
Daftar Isi
Pernyataan…………………………………………………………………………. i
Kata pengantar……………………………………………………………………...ii
Daftar Isi…………………………............................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN ………………………………………………………... 1
1. Latar belakang……………………………………………….......................1
2. Tujuan……………………………….......................................................... 1
3. Sasaran……………………………………………………………………..2
BAB II PERMASALAHAN…………………………………………………….. .3
1. Kekuatan…………………………………………………………………..3
2. Kelemahan………………………………………………………………...4
3. Peluang ………………………………………………………………… 5
4. Hamabatan ……………………………………………………………… .6
BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI……………………………….7
1. Kesimpulan……………………………………………………………… .7
2. Rekomendasi ……………………………………………………………...7
BAB I
PENDAHULUAN
1.Latar Belakang
Indonesia adalah Negara yang sangat kaya dengan kebudayaan yang sangat beragam.disetiap wilayah atau daerah kebuadayaan yang dimiliki bangsa Indonesia adalah suatu kebanggaan masyarakat tetap bersatu dan tanpa memandang status antar budaya. Setiap kebudayaan yang dimiliki Indonesia mempunyai karakteristik atau ciri khas yang unik.inilah yanh membuat Indonesia unik dimata dunia.semua kebudaaayaan memiliki peran dan andil yang kuat dalam ketahanan kebudayaan nasional.perbedaan dan keunikan kebudayaan indonesia tergambar dari berbedayaan pakaian , rumah dan adat isitadat yang dianut .hal inilah yang menjadi perhatian oleh masyarakat asing dan menjadi daya tarik untuk datang ke negeri Indonesia tercinta.
Tapi hal ini sangat disayangkan saat ini ,karna para penerus bangsa negeri ini sangat sedikit yang mau mempelajari kebudayaannya sediri yang seharusnya kita banggakan ,kita cintain dan kita kembangkan.mereka jusrtu lebih tertarik untuk mempelajari budaya asing yang mereka kira budaya asing itu adalah budaya yang modrn, yang pada akhirnya kebudayaan kita sendiri lambat laun memudar dan munkin akan punah.padahal orang asing sendiri sangat mengagumi budaya yang dimiliki Indonesia dan banyak diantara mereka yang mau mempelajarinya bahkan ikut serta dalam mengembangkanya dan melestarikan.
Banyak saat ini bangsa lain yang mengklaim atau mengakui budaya kita budaya Indonesia dibilang milik mereka bangsa asing.tentunya hal ini tidak bisa kita biarin begitu saja, kita harus meningkatkan peran peran tiap daerah untuk mempertahankan dan kebudayaan bangsa kita yakni bangsa Indonesia.dengan begitu diharapkan tidak ada lagi bangsa asing yang berani untuk mengkalaim atau mengakui kebudayan yang kita miliki sebagai kebudayaannya
2.Tujuan
Dalam Pembuatan makalah ini ada beberapa tujuan yang ingin dicapai yaitu:
1. Meleksanakan tugas yang diberikan dosen kepada mahasiswanya
2. Mempelajari peran kebudayaan daerah untuk memeperkokoh ketahanan kebudayaan nasional
3. Menambah wawasan kepeda pembaca dan khususnya untuk penulis
4. Meningkat
3.Sasaran
Ada sasaran yang ingin ditembus/dibaca oleh penelis dalam pembuatan makalah ini yaitu
1. Pemerintah daerah
2. Mahasiswa/para cendikiawan kebudayaan
3. Masyarakat daerah
4. Seluruh rakyat Indonesia yang mempunyai kepentingan untuk mengembangkan kebudayaan indenesi
5. Pembaca online atau penghuni jagad maya
Apabila tulisan ini sampai kepada mereka ,maka penulis berharap
· Mereka akan sadar kalau kebudayaan meraka di ambnag kritis dan memerlukan peran mereka untuk mengembangakn kebudyaan mereka sendiri agar Indonesia tetap berasatu dibawah NKRI.
· Mereka bisa memanfaat pengetahuan budaya asing untuk mengembangkan budaya local
· Tumbuhnya rasa nasionalisme didalam diri mereka dan akan bercita cita memajukan bangsa yang sejahtera dan maju.
BAB II
PERMASALAHAN
Kemajemukan Kebudayaan daerah di NKRI menjadi suatu keuntungan dan Sekaligus sesuatu yang membuat terpecahnya belahnnya bangsa Indonesia jika kemajemukan kebudayaan itu tidak di dasari suatu pemahaman yang seragam atau sama.kebudayaan kita yang sangat beragam ini merupakan asset Negara yang sangat berharga dan tak ternilai harganya, oleh Karena itu kita wajib untuk menjaga, memelihara,dan melestarikannya
Dengan demikian dalam era golobalisasi saat ini Indonesia mau tidak mau harus menjadi Negara yang tebuka dalam artian , Negara Indonesia menerima apa aja dalam segala hal.oleh karena itu kita harus menyadari pentingnya memilih dan memilah kebudayaan asing yang masuk tanpa membuat masayarkat buta kan kebudayaan asing dan betapa pentingnya mempelajari budaya asing.
Berikut adalah anaslis permasalahan “ Peran Kebudayaan Daerah Dalam Memperkokoh Ketahanan Kebudayaan Nasional”:
A.Kekuatan(Strenght)
a) Kekuatan Seni dan Budaya
Merupakan sebuah produk init dari kekuatan sautu bangsa.pengetahuan akan kebudayaan dan kepemilikan seni merupakan sebuah ceriminan mengikuti interaksi modernisasi dan tata pergaulan antar bangsa
b) Sifat Nasionalisme
Pendekatan budaya yang terwujud dari rasa nasionalisme warga Negara.
pemuda Indonesia mempunyai banyak mempunyai kemampuan yang di perliahatkan di berbagai macam panggung budaya, terutama kesenian dan kebudayaan
c) Potensi Budaya Lokal
dapat menjadi pegembangan daerah atau desa wisata di berbagai daerah Indonesia, potensi tersebut perlu dipadukan agar bisa menarik minat wisatawan untuk mengunjungi desa wisatawan dengan begitu kita bisa mengembangkan atau mengenaal adat istiadat suatu desa yang juga merupakan kebudyaan kita untuk di kenal oleh dunia.
Tantangn buat pemerintah daearah adalah bagaimna caranya untuk mengangkat desa wisata untuk menjadi asset wisata yang memiliki daya jual.dengan begitu desa wisata bisa menjadi sumber devisa daerah.
d) Kehadiran budaya pupuler
Kehadiran budaya popular dilingkungan kita bukanlah hal yang salah,tapi kita harus mencermati apakah kita perlu tidaknya meninggalkan kebudayaan kita saat kita akan menganut atau memilih kebudayaan popular? Kita bisa menaganut budaya popular tanpa meninggalkan identitas asli budaya yang dimiliki.
B.Kelemahan(weaknees)
a) Tidak Adanya aturan yang Menjamin
NKRI terbentuk dari keputusan bersama bertugas untuk melindungi,mangayomi,memimpi dan menghantar masyarakat ke sejahteraan.dalam kesepakatan bersama kebudayaan itu meliputi seni tari , legenda lagu dll merupakan asset Negara yang sangat menguntungkan bagi Negara karena mampu menghasilkan devisa untuk Negara dan menarik minat wisatawan mancanegara
b) Ketiadaan Inventarisasi
Pemerintah telah menghimbau kepada seluruh kepala daerah untuk melakukan pengecekan dan inventarisasikan hasil,karya seni di daerah masing masing dan dilaporkan ke instasnsi terkait.walaupun begitu masih 3 provinsi saja yang baru memasukan daftar khasanah seni dan budaya dari 33 provinsi di Indonesia.provinsi yang tidak melaporkan khasanah seni dan budayanya tidak diberi sanksi tegas.dan bisa di tebak pemerintah saat ini tidak mempunyai draft atau daftar inventarisasi semua kebudayaan dari sabang sampai marauke.jangan heran jika kasus mengklaim budaya merebak di permukaan Indonesia sebagai Negara yang merdeka tapi tidak bisa menggugat Malaysia secara hukum melalui lembaga internasional perlindungan hak cipta di Genewa.
c) Birokrasi Yang Sulit
Masyarakt yang berkarya menghasilkan sesuatu yang berhubungan dengan seni budaya diminta untuk melakukan pendaftaran kepada pemerintah melalui direktorat jendral hak kekayaan intelektual departemen hukum dan hak asasi manusia untuk memperoleh hak paten terhadap suatu karya. Birokrasi pendataan hak cipta sejak 2002 sampai 2009 ada 24.603 permintaan untuk memperoleh hak patent yang belum terselesaikan. Mengapa didaftar sejak tahun 2002 hingga 2009 belum selesai urusannya? Rupanya birokrasi yang panjang dan sulit menjadi momok serius dalam direktorat ini dan juga pada instansi-instansi pemerintah lainnya. Bukan menjadi hal yang baru bila ada uang semua urusan yang berkaitan dengan administrasi akan selesai dengan cepat, sekali masuk membawa setumpuk uang, maka pulang dengan membawa Hak Patent atas karya yang baru didaftarkannya itu. Sehingga tidak mengherankan bila sejak tahun 2002 belum kelar administrasinya, dan mudah-mudahan dengan adanya kasus klaim seni dan budaya oleh Malaysia dapat meringankan kaki untuk berlangkah dan tangan untuk bekerja cepat menyelesaikan daftar sejak tahun 2002.
d) Promosi Lamban
Pemerintah seharusnya melakukan promosi kebudayaan kepada dunia dengan menggelar pagelar budaya tingkat internasional.selain dengan menggelar pementasan budaya tingkat internasional pemerintah juga bisa memasang iklan di media cetak,eletronik dan bahkan internet yang pada zaman sekarang ini dapat di akses masyarakat dunia dengan mudah dan cepat
C.Peluang(opportunity)
a) Perubahan Lingkungan yang sangat cepat
Dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah daerah dan merupakan satu rangkaian penting para pembuat undang undang.hal ini dapat membangun suatu kerangka yang lebih kuat atau kokoh dalam mendukung pengembangan seni dan budaya daerah.
Beberapa kalangan yang berkecimpung dalam dunia seni dan budaya sudah mengajukan kepada pemerintah untuk memberikan dukungannya kepada konsep industry budaya nasional.
b) Globalisasi
Dengan adanya globalisasi maka kebudayaan Indonesia bisa dengan cepat go international dan dikenal oleh masyarakat dunia.dunia akan tahu bahwa kebudayaan Indonesia itu luas dan beranekargam.dunia tidak Cuma tahu Indonesia bukan Cuma bali ,tapi juga ada Kalimantan , sumatera dan juga papua.
c) Informasi
Tersedianya acara media informasi perihal kebudayaan daerahSecara tidak langsung dengan adanya acara media informasi mengenai kebudayaan daerah turut membantu memperkenalkan budaya berbagai daerah
d) Interaksi Budaya
Kebudayaan kebudayaan yang bersifat flexible dan adaftif senantiasa menerima atau mengolah unsur asing dari suatu kebudayaan dengan tujuan untuk memperkaya kebudayaan tanpa harus meninggalkan kebudayaan asli.bahkan yang paling penting dalam interaksi kebudayaan adalah memebentuk ketahanan budaya dan menciptakan local genius dari kebudayaan.
D.Tantangan(Threats)
a) Perkembangan teknologi dan Informasi
Dalam perkembangan teknologi dan informasi membuat bangsa Indonesia mau tidak mau dan suka tidak suka kita diharuskan untuk berhadapan dengan namanya system global.indonesia sebagai bangsa yang memiliki kebudyaan yang sangat berharga ,harus mempersipakan diri dalam persaingan membina persahabatan antar bangsa khususnya dalam bidang kebudyaan.
b) Berkembang pesatnya kebudayaan asing
Berkembang pesatnya kebudayaan asing semakin membuat generasi generasi muda kehilangan jati dirinya dalam berkontribusi melestarikan kebudayaannya.
c) Perkembangan industri budaya
Pada saat ini , kebudayaan sudah menjadi komoditi dalam dunia industry , oleh karena itu selain kita harus melestarikan kebudayaan Indonesia secara dinamis,tapi juga membutuhkan seniman seniman yang kreatif dan innovative.kreatifitas kreatifitas itu sendiri perlu rambu rambu untuk melindungi hak cipta dari seni tersebut.
d) Menurunnnya rasa nasionlisme
Masyarakat Indonesia seharusnya menjadi rasa nasionalisme sebagai semangat pembangunan bangsa dari semua segi kehidupan , mulai dari semangat pendidikan ,pengembangan ekonomi nasionak , seta semangat mengembangkan teknologi dan informasi yang pada akhirnya rasa nasionalisme menjadi dasar nafas semua masyarakat Indonesia dan tidak ada penyimpangan semangat nasionalisme Indonesia
BAB III
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
1.Kesimpulan
a) Media massa cetak dan intenet mempunyai peranan penting untuk memperkenalkan atau mempomosikan kebudyaan.media masa juga berfungsi sebagai penyebar pengetahuan kapada masyarakat ,sehingga masyarakat paham akan kebudayaannya
b) Dengan kemajemukan kebudayaan , hal ini bisa kita gunakan sebagai alat pemersatu bangsa dengan syarat kita bangsa Indonesia harus memahami kebudayaan yang beranekagam ini dan memberi saling tolenransi antar budaya sehingga kebudayaan bisa menjadi alat pemersatu.dengn demikian kita bangsa Indonesia akan mudah dalam mengembangkan kebudayaan.
c) Kebudayaan di Indonesia belum menjadi suatu yang di utamkan atau menjadi andalan dalam sector pariwisata
d) Pemerintah daerah bahkan pusat dan seluruh masyarakat Indonesia wajib melindungi kebudayaan daerah dengan cara mempelajarinya.
2.Rekomendasi
1. Pemeritah harus aktif memperhatikan segala yang berhubungan dengan kebudayaan mulai dari sarana dan prasarana , hingga pertahanan negaranya
2. Pemerintah harus lebih giat memperkanalkan kebudayaan Negara kepada dunia dengan cara menggelar pementasan seni tingkat internasional dan memasang iklan di media masa , eleketronik dan internet
3. Pemerintah perlu meminta kepada media massa untuk lebih sering menayangkan/ulasan kebudayaan Indonesia dengan harapan pemuda atau penerus bangsa sadar akan betapa petingnya dan tak ternilai kebudayaan yang dia miliki.
4. pemerintah harus menurunkan angka kemiskinan di negeri kita ini.karena banyak masyarakat di Indonesia berpendidikan rendah karena ketiada mampuan untuk membayar uang sekolah yang semakin mahal dan sulit untuk di dapatkan/pemeritah harus bisa membuat sekolah menjadi gratis.
Jika tingkat pendidikan di indonsia tinggi , itu secara tidak langsung membuat masyarakat menyadari pentingnya budaya dan layak untuk tetap dilestarikan agar tidak punah.
Referensi

0 komentar:
Posting Komentar